Sambung Rasa Akademik Mahasiswa S2 PAI untuk Studi ke Luar Negeri

28 November 2025,Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali menyelenggarakan kegiatan “Sambung Rasa Akademik Mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam untuk Studi ke Luar Negeri” pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini menjadi ruang dialog, berbagi pengalaman, sekaligus pembekalan bagi mahasiswa yang tengah mempersiapkan diri mengikuti Field Study dan eksplorasi akademik di berbagai negara.

Acara yang berlangsung secara hangat dan interaktif ini menghadirkan narasumber Adib Ahmad, Ph.D alumni Western Sydney University di Australia. Narasumber berbagi pengalaman tentang dinamika studi di luar negeri, strategi adaptasi akademik, pengelolaan kesehatan mental selama masa studi, serta tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa Indonesia di lingkungan pendidikan internasional.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya kesiapan mental, kemampuan komunikasi, dan keterbukaan budaya sebagai modal utama keberhasilan studi di negara lain. Mahasiswa juga diberikan tips praktis mengenai manajemen waktu, riset akademik, cara berjejaring dengan komunitas internasional, hingga teknik menjaga keseimbangan antara tuntutan studi dan kehidupan pribadi.

Ketua Program Studi Magister PAI menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini bagian dari komitmen program studi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi persaingan akademik global. Kegiatan Sambung Rasa akademik akan mampu memperluas wawasan, memberikan motivasi, serta meningkatkan kesiapan mahasiswa sebelum menuntut ilmu di luar negeri.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi lanjutan yang muncul selama sesi dialog. Mahasiswa mengaku mendapatkan perspektif baru dan merasa lebih siap untuk menjalani proses studi internasional setelah mendengar pengalaman langsung dari narasumber.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan harapan bahwa kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan untuk mendukung pembentukan generasi akademisi PAI yang berwawasan global, adaptif, dan berdaya saing internasional.