Workshop Percepatan Tugas Akhir: Teknik Penulisan Ilmiah dan Strategi Efektif Penyelesaian Tesis — Munaqasyah Lulus, Wisuda Tertunda?

Yogyakarta, 22 April 2026 — Lulus munaqasyah ternyata bukan jaminan tamat. Keresahan ini mengemuka dalam workshop percepatan tugas akhir yang digelar di Kampus Barat UIN Sunan Kalijaga, yang mengangkat secara terbuka berbagai persoalan laten mahasiswa pascasarjana.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum akademik, tetapi juga pengingat penting bagi mahasiswa agar tidak hanya fokus pada penulisan tesis, melainkan turut memperhatikan aspek administratif yang kerap menjadi kendala dalam proses kelulusan.

Dr. Hj. Dwi Ratnasari, S.Ag., M.Ag., selaku Ketua Program Studi Magister PAI, menyoroti pentingnya kesiapan administrasi akademik. Ia menegaskan bahwa kelulusan tidak hanya ditentukan oleh selesainya tesis dan keberhasilan ujian munaqasyah, tetapi juga oleh kelengkapan syarat administratif seperti TOEC, IKLA, kemampuan baca tulis Al-Qur’an, serta ketentuan lain dalam buku panduan akademik.
Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat mahasiswa yang telah lulus munaqasyah, namun belum dapat melanjutkan ke tahap yudisium karena persyaratan yang belum terpenuhi. Hal ini menjadi perhatian penting dalam manajemen studi mahasiswa pascasarjana.

Dari sisi teknis penulisan dan dinamika bimbingan, narasumber Cand. Dr. Muhammad Nabil Fahmi menyoroti pentingnya hubungan akademik antara mahasiswa dan dosen pembimbing. Ia menekankan perlunya komunikasi yang intens, bimbingan yang terjadwal, serta sikap proaktif mahasiswa dalam mengelola proses penyusunan tesis. Workshop ini semakin interaktif melalui sesi bedah tesis yang membagi peserta ke dalam tiga kelompok diskusi. Dalam sesi ini, mahasiswa mempresentasikan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari komunikasi dengan dosen pembimbing, tantangan mental, kesulitan menemukan landasan teori dan grand theory, hingga keterbatasan waktu akibat kesibukan pekerjaan dan studi lapangan.

Diskusi berlangsung dinamis dan solutif, membuka ruang refleksi bersama sekaligus pertukaran strategi penyelesaian tugas akhir. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Imam Khoriyadi, M.Pd., yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan tesis tepat waktu, tetapi juga memiliki kesiapan menyeluruh dalam menghadapi seluruh tahapan akademik hingga yudisium.

Kontributor:
Rifatun Sofiah