FGD: Pengembangan Profesi Pendidik PAI di Era Digital

Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam pada 30 Juli 2020 menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion untuk semester genap tahun ajaran 2019/2020. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini mengambil tema Pengembangan Profesi Pendidik PAI di Era Digital dengan menghadirkan Dr. H. Khoirudin Bashori, M.Si. dan Dr. Suyatno, M.Pd.I.

Saat membuka kegiatan, Ketua Prodi PAI, Dr. Radjasa menyampaikan bawa mahasiswa yang mau terjun ke dunia pendidikan masih perlu insight untuk lebih siap. Perlu mengupgrade kompetensinya, diantaranya kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, karena lingkungan berkembang, peserta didik berkembang, jika pendidiknya tidak mengembangkan kompetensinta akan semakin terjadi kesenjangan.

Dengan dimoderatori oleh Sekretasi Prodi Magister PAI, Dr. Suyadi, pada sesi pertama, Dr. H. Khoirudin Bashori, M.Si. menyampaikan bahwa orang yang berkompeten adalah orang yang mampu menyelesaikan permasalahan. Sifat yang perlu dimiliki untuk menjadi seseorang yang berkompeten adalah Al Qowiyyu dan Al Aminu. Beliau juga berpesan jika kita ingin mengembangkan diri, kita harus fokus pada kekuatan kita, jangan fokus pada kelemahan kita. Banyak mahasiswa yang secara akademik memang bagus, tetapi akademiknya tidak bisa untuk menyelesaikan masalah.

Selanjutnya pada sesi kedua Dr. Suyatno, M.Pd.I. memaparkan bahwa seorang pendidik yang berkompeten adalah pendidik yang bisa memberikan inspirasi bagi anak didiknya. "Permasalahan dalam pendidikan saat ini, bagi pendidik yang berasal dari digital imigrant, buku-buku yang dibaca adalah buku-buku klasik", papar beliau. Oleh karena itu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang semakin berkembang, seorang pendidik harus segera berubah dengan mengupgrade bacaannya. (BL)

Untuk peserta yang telah mengikuti kegiatan, sertifikat kegiatan dapat diunduh di sini

Berita Terkait

Berita Terpopuler